Kamis, 03 Oktober 2019

Rancang Usahamu

BAB 7
Rancang Usahamu

Setelah memahami berbagai hal yang diperlukan untuk memulai sebuah usaha. Kini, saatnya membuat rencana usaha. Berikut adalah cara muda dalam menyusul rencana usaha, diantaranya :
A. Informasi Dasar 
Nama usaha
Jenis usaha
Deskripsi singkat usaha
B. Produk Usaha
Bagian ini berisi penjelasan mengenai produk usaha yang akan dijual yaitu:
a) Produk (barang/jasa) yang akan ditawarkan kepada konsumen
b) Keunggulan/keunikan masing-masing produk
c) Perbandingan produk yang ditawarkan dengan produk sejenis yang dijual 
 oleh perusahaan lain
d) Jumlah produksi dari produk yang akan ditawarkan
e) Kemana saja produk-produk tersebut akan dijual (distribusi)
C. Kegiatan Utama 
Bagian ini berisi penjelasan mengenai kegiatan-kegiatan utama apa saja akan dilakukan dalam usaha-mu, serta siapa yang akan melakukan kegiatan tersebut.
D. Sumber Daya Utama 
Bagian ini berisi penjelasan mengenai sumber daya apa saja yang dibutuhkan dalam keseluruhan proses usaha. Sumber daya yang dimaksud di sini berupa alat, bahan, maupun tenaga kerja yang dilibatkan dalam keseluruhan proses usaha
E. Target Konsumen
Bagian ini berisi penjelasan mengenai siapa saja calon konsumen yang akan menjadi target pemasaran usaha Anda.
F. Strategi Pemasaran 
Bagian ini berisi penjelasan mengenai cara memasarkan produk agar dapat diketahui oleh konsumen, serta mampu manarik hati konsumen untuk membeli.
G. Rencana Keuangan 
Komponen ini meliputi bagian produksi, pemasaran, operasional, distribusi, dan semua proses usaha. Tidak usah diisi jika tidak ada dalam usaha yang Anda jalankan. Selanjutnya dapat dibuat perhitungan biaya modal yang dibutuhkan untuk memulai usaha. Hal ini untuk mengetahui berapa banyak modal yangdibutuhkan, serta dari mana saja modal tersebut diperoleh.

Rancang Keuangan Usahamu

BAB 6
Rancang Keuangan Usahamu

Seorang pengusaha dalam menjalankan usaha tidak boleh mengabaikan dalam memisahkan antara uang pribadu dan uang usaha. Supaya saat kedapannya nanti tidak sesuatu hal yang tidak diinginkan. Berikut ini adalah tips sederhana untuk membuat keuangan usaha dan keuangan pribadi menjadi sehat dan seimbang:
1. Pisahkan keuangan usaha dengan keuangan pribadi
2. Tentukan jumlah uang yang akan digunakan 
untuk kebutuhan usaha
3. Catat pengeluaran dan pemasukan dengan rapi
4. Kurangi resiko dengan cara menghindari hutang
5. Gaji diri sendiri

Berapa yang boleh diambil untuk memenuhi kebutuhan pribadi, berapa yang seharusnya tetap disimpan sebagai modal berputar atau pengembangan usaha dan berapa untuk membayar cicilan hutang. Bagaimana caranya?
1. Melakukan pencatatan : Catatlah dengan rapi transaksi-transaksi yang dilakukan setiap hari.
2. Alokasi dana : Tentukan nilainya atau nominalnya untuk menikmati jumlah uang yang tetap atau pasti untuk kebutuhan keluarga dan pribadi. 
3. Memisahkan uang usaha dan pribadi : berkomitmen untuk tidak mengambil uang usah untuk keperluan pribadi. 
Mengelola Keuangan Usaha
Seorang pengusaha harus mengelola keuangan usaha dengan baik dan bijak karena dengan mengelola keuangan usaha dengan baik maka usaha akan berjalan dengan baik begitu juga sebaliknya.

Mengelola keuangan usaha
Dalam menjalankan usaha, pengelolaan keuangan menjadi hal utama yang harus 

diperhatikan. Pengelolaan keuangan yang baik, akan membuat usaha berjalan dengan baik. Sebaliknya, pengelolaan keuangan yang buruk akan memperburuk perkembangan usaha, bahkan bisa berdampak pada kehidupan pribadi. 

Pemasaran

BAB 5
Pemasaran

Untuk dapat menjual barang/jasa kepada konsumen diperlukan suatu kegiatan pemasaran agar konsumen mengetahui produk/jasa yang kita jual berikut keunggulannya. Agar dapatm menjual barang/jasa dengan baik, diperlukan suatu strategi pemasaran yang efektif. Hal ini
bertujuan agar pemasaran yang kita lakukan benar-benar dapat menginformasikan produk yang kita jual dan dipahami dengan jelas oleh target konsumen kita. Namun, sebelum kita masuklebih dalam, mari kita ulas sedikit mengenai makna dari strategi pemasaran.

Manfaat strategi pemasaran :
•Merencanakan produk dan membuat produk yang benar-benar dibutuhkan oleh konsumen.
•Menentukan harga jual yang tepat.
•Mempromosikan produk dengan cara dan saluran media yang tepat.

Strategi: Cara-cara yang dilakukan dengan kemampuan yang dimiliki untuk mencapai apa yang diinginkan (tujuan).

Pemasaran: kegiatan-kegiatan yang terdiri dari menentukan harga jual, menetapkan
pangsa atau segmen konsumen, memilih jalur penjualan, mempromosikan produk ditujukan terhadap segmen konsumen yang dipilih.

Strategi pemasaran: cara-cara yang dilakukan dengan kemampuan yang dimiliki untuk menentukan harga jual, menetapkan pangsa atau segmen konsumen, memilih jalur penjualan, mempromosikan produk ditujukan terhadap segmen konsumen yang dipilih.

Produksi dan Proyeksi Keuangan

BAB 4
Produksi dan Proyeksi Keuangan

Produksi adalah suatu kegiatan untuk membuat barang/jasa yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan orang lain. Dikatakan produksi saat mengolah bahan mentah menjadi bahan setengah jadi atau mengolah bahan setengah jadi menjadi bahan jadi. Misalnya, seorang penjahit mengolah kain menjadi pakaian yang siap dipakai, atau pabrik roti mengolah beberapa bahan baku untuk menjadi roti yang siap dimakan. Proses produksi merupakan salah satu tahapan penting dalam sebuah usaha yang harus direncanakan dan dipikirkan dengan matang karena berkaitan dengan biaya yang dikeluarkan dan kualitas barang / jasa yang dihasilkan. Sebelum melakukan produksi, pastikan biaya produksi harus dihitung dengan benar agar pengusaha tidak mengalami kerugian.

SUMBER DAYA UTAMA, MODAL AWAL, DAN ALUR PRODUKSI.
Dalam memproduksi suatu barang atau jasa, mengetahui sumber daya utama dan alur proses produksi merupakan hal yang penting. Dalam memulai sebuah usaha, sumber daya utama dibagi menjadi dua, yaitu peralatan-peralatan yang digunakan untuk mendukung terciptanya suatu produk dan bahan-bahan yang akan digunakan dalam proses produksi.

Kenali Usahaku

BAB 3
Kenali Usahaku

Dalam menjalankan usaha, seorang pengusaha pasti akan menghadapi persaingan. Beberapa pesaing sudah diidentifikasi kelebihan dan kekurangannya. Ada beberapa cara untuk menghadapi, bertahan, dan unggul dalam persaingan tersebut. Salah satunya adalah dengan memiliki keunggulan bersaing. Suatu usaha dikatakan memiliki keunggulan bersaing jika usaha tersebut mempunyai sesuatu yang berbeda dari yang dimiliki oleh pesaing dan melakukan sesuatu lebih baik dari pesaing. 

Ada dua cara untuk menciptakan keunggulan bersaing, yaitu:
Biaya produksi yang lebih murah dapat dilakukan melalui beberapa hal. Misalnya denganmenciptakan proses produksi yang mudah, mencari supplier (pemasok) bahan baku yang murah namun tetap sesuai dengan standard, membeli bahan baku dalam jumlah yang banyak (grosir), sehingga bisa mendapatkan harga yang lebih murah dari pada harga eceran. Untuk mendapatkan tempat di hati konsumen, produk yang dijual haruslah berbeda dengan produk sejenis lainnya. Perbedaan disini bukan hanya sekedar berbeda penampilan atau rasa, namun perbedaan yang benar-benar dibutuhkan dan memberi manfaat lebih bagi konsumen dan pelanggan. Menciptakan perbedaan unik yang belum dimiliki oleh pesaing, yang membuat konsumen senang dan ingat dengan produk kita dan ingin terus melakukan pembelian.

Gali Ide Bisnismu

BAB 2
Gali Ide Bisnismu


Gagasan usaha “Gagasan Usaha merupakan suatu ide untuk mewujudkan suatu pemikiran yang baru dan diterapkan dengan suatu tindakan” Mencari gagasan usaha berarti berusaha untuk menemukan suatu ide yang nantinya ide tersebut dapat menjadi suatu langkah awal dalam menentukan bisnis apa yang akan dibangun. Dalam menentukan ide tentunya banyak hal yang harus diperhatikan. Seseorang menginginkan memiliki suatu bisnis berarti orang tersebut yakin bahwa suatu saat bisnis yang mereka bangun akan menguntungkan dan akan sukses.


Analisa Pros-Cons (Aspek Positif dan Aspek Negatif)
     Analisa Pros-Cons adalah analisa yang digunkan untuk membandingkan aspek positis dan aspek negatif pada usaha yang akan dijalankan. Analisa ini digunkan apabila pengusaha memiliki ide bisnis yang lebih dari satu. Dengan menggunkan analisa pros-cons ini pengusaha dapat mengetahui usaha mana yang lebih baik atau layak untuk dijalankan.
     Dalam analisa pros-cons ini diperlukan untuk mencari, mengumpulkan, mencatat semua informasi yang diperlukan untuk usaha yang akan dijanlkan kemudian dikelompokkan menjadi dua yaitu pros (aspek positif) dan cons (aspek negatif).


ANALISIS SWOT
SWOT adalah metode perencanaan strategis yang digunakan untuk mengevaluasi kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities), dan ancaman (threats) dalam suatu proyek atau suatu spekulasi bisnis. Keempat faktor itulah yang membentuk akronim SWOT (strengths, weaknesses, opportunities, dan threats). SWOT akan lebih baik dibahas dengan menggunakan tabel yang dibuat dalam kertas besar, sehingga dapat dianalisis dengan baik hubungan dari setiap aspek.

Proses ini melibatkan penentuan tujuan yang spesifik dari spekulasi bisnis atau proyek dan mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang mendukung dan yang tidak dalam mencapai tujuan tersebut. Analisis SWOT dapat diterapkan dengan cara menganalisis dan memilah berbagai hal yang mempengaruhi keempat faktornya, kemudian menerapkannya dalam gambar matrik SWOT, di mana aplikasinya adalah bagaimana kekuatan (strengths) mampu mengambil keuntungan (advantage) dari peluang (opportunities) yang ada, bagaimana cara mengatasi kelemahan (weaknesses) yang mencegah keuntungan (advantage) dari peluang (opportunities) yang ada, selanjutnya bagaimana kekuatan (strengths) mampu menghadapi ancaman (threats) yang ada, dan terakhir adalah bagaimana cara mengatasi kelemahan (weaknesses) yang mampu membuat ancaman (threats) menjadi nyata atau menciptakan sebuah ancaman baru.

Jadi Pengusaha Mandiri (JAPRI)


BAB 1
Karakter Pengusaha Sukses

1. Buat Passion Jadi Usaha
Ketika kita sedang menjalankan bisnis maka kita harus menikmatinya, dengan begitu kita akan merasa memiliki usaha yang sedang kita jalankan dan gairah akan mendorongkan hasil yang luar biasa.
2. Jalankan dengan Serius
Kita harus benar-benar percaya dan serius dalam menjalankan bisnis yang kita jual. Pengusaha harus memiliki rasa percaya diri yang tinggi. Pengusaha yang percaya diri tidak akan takut untuk bersaing dengan pengusaha yang lain.
3. Rencanakan Semuanya dengan Matang
Dalam menjalankan usaha harus merencanakan apa saja yang harus dilakukan dalam memulai usaha tersebut. Tujuannya untuk meminimalisir kesalahan yang akan terjadi.
4. Mengelola Uang dengan Bijak
Dalam menjalankan usaha mengelola uang dengan bijak itu sangat penting, karena dengan mengelola uang tersebut perusahaan tidak akan mengalami kekurangan dana.
5. Fokus Terhadap Konsumen dan Pelanggan
Untuk menjual barang atau jasa kita harus mengikuti selera, kebutuhan, dan keinginan konsumen dan pelanggan dengan begitu pelanggan dan konsumen akan merasa puas dengan barang atau jasa yang kita jual.
6. Ciptakan Keunggulan Kompetitif
Barang atau jasa yang kita jual hendaknya memiliki nilai yang lebih unggul atau lebih baiknya berbeda daripada yang lain dengan begitu pelanggan dan konsumen akan lebih memilih barang atau jasa yang kita jual.

Menjadi Pengusaha yang Beretika
1. Jujur
Untuk menjadi sukses hal pertama yang harus ada di dalam diri kita adalah jujur. Memberi tahu informasi kekurangan dan kelebihan barang atau jasa yang kita jual dengan begitu pelanggan dan konsumen tidak beralih dari kita.
2. Komitmen
Pengusaha harus berkonitmen dan menepati janji kepada pelanggan dan konsumen agar mereka tidak beralih pada perusahaan yang lain.
3. Loyalitas atau Kesetiaan
Dalam menyampaikan informasi pada pelanggan dan konsumen hendaknya memisahkan masalah pribadi dengan pekerjaan agar usaha yang kita jalankan berjalan dengan baik.
4. Kepedulian
Pengusaha harus peduli terhadap pelanggan dan konsumen dan memberikan keputusan yang bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan.
5. Mematuhi Aturan
Dalam menjalankan bisnis pengusaha maupun karyawan harus mematuhi aturan yang ada dalam perusahaan.